Tips Cara Cepat Hamil

Banyak wanita yang langsung mendapatkan kehamilan dalam beberapa bulan pernikahan. Banyak pula yang harus menunggu lebih lama. Sebuah studi di Inggris menyebutkan bahwa wanita perlu berhubungan seks 104 kali dalam 6 bulan untuk mendapatkan kehamilan pertamanya.

Berikut hal – hal yang perlu diperhatikan agar cepat hamil :

1. Mengetahui Masa Ovulasi Anda

Setiap bulan, hanya ada kesempatan terbatas bagi sperma untuk membuahi telur. Setelah telur dilepaskan oleh ovarium dan memulai perjalanannya melewati tuba falopi menuju rahim (dalam proses yang disebut ovulasi), ia akan hidup hanya sekitar 24 jam.

Jika tidak dibuahi oleh sperma pada saat itu, kesempatan untuk kehamilan hilang sampai bulan depan, ketika prosesnya diulangi lagi. Itulah mengapa mengetahui saat ovulasi Anda sangat penting jika Anda ingin hamil. Sperma dapat hidup dalam saluran reproduksi wanita selama sekitar 72 jam. Berarti bila Anda melakukan hubungan seks pada hari ke-11 dari siklus mensturasi Anda dan ovulasi terjadi pada hari ke-14, sperma masih memiliki kesempatan untuk membuahi telur itu.

2. Mengetahui atau Mengukur Suhu Basal Tubuh (basal body temperature/BBT)

Selama bulan pertama pelacakan, Anda tidak akan dapat mengidentifikasi hari-hari tersubur Anda karena kenaikan suhu terjadi setelah ovulasi, saat sudah terlambat bagi sperma untuk membuahi telur. Hal itu karena setelah ovulasi lendir mengental dan pintu masuk ke leher rahim menyempit sehingga mencegah sperma masuk. Namun, setelah Anda memetakan informasi selama satu bulan, Anda dapat melihat pola suhu tubuh Anda. Bersenggama untuk mendapatkan anak harus dilakukan satu atau dua hari sebelum kenaikan suhu.Ukurlah suhu Anda setiap hari sebelum turun dari tempat tidur di pagi hari. Suhu tubuh saat bangun tidur ini disebut suhu basal tubuh (basal body temperature/BBT) catat hasilnya di kalender.
Adapula Faktor – FaktorĀ  yang Mempengaruhi Suhu Basal Tubuh :
1. obat-obatan
2. tingkat aktivitas fisik
3. penyakit

untuk melacak hal-hal diatas gunakan catatan anda pada grafik BBT Anda. Setelah sekitar tiga bulan, Anda akan dapat mengidentifikasi pola umum. Jika Anda tidak melihat adanya kenaikan suhu berkelanjutan selama siklus bulanan Anda, Anda mungkin tidak berovulasi (meskipun Anda mendapatkan haid). Anda perlu mengkonsultasikannya ke dokter Anda. Ada obat yang dapat meningkatkan kesuksesan ovulasi.

3. Mencatat Siklus Menstruasi

Anda dapat melacak periode menstruasi anda setiap bulan untuk mengetahui kapan anda berovulasi. Cara pelacakan terbaik adalah membidik hari-hari yang paling subur. Anda akan membutuhkan sebuah termometer dan kalender. Tempatkan termometer dan kalender di samping tempat tidur anda. Sejak hari pertama periode bersih anda. Tuliskan juga hari-hari haid Anda. Lakukan hal itu setiap hari sepanjang bulan. Sekitar 14 hari setelah hari pertama menstruasi Anda, Anda mungkin berovulasi (Ini hanya patokan umum. Pada beberapa wanita ovulasi terjadi sebelum atau setelah tanggal itu). Tak lama setelahnya, BBT Anda naik setengah sampai satu derajat dan terus meningkat sampai akhir siklus tersebut. (Tips: sebagai alat bantu, gunakan kalkulator prediksi ovulasi di samping untuk memperkirakan periode ovulasi Anda)

4. Lakukan hubungan seks di masa subur

Frekuensi dalam melakukan hubungan seks setiap dua hari sekali dalam masa subur. Hubungan seksual setiap dua hari sekali lebih dianjurkan daripada hubungan setiap hari karena ejakulasi terlalu sering dapat menurunkan jumlah sperma. Satu kali ejakulasi dari seorang pria subur melepaskan lebih dari 20 juta sperma. Jumlah tersebut lebih dari cukup untuk melakukan pekerjaannya sampai kelompok berikutnya tiba 48 – 72 jam kemudian karena sel telur yang matang hanya hidup 24 jam saja, melakukan hubungan seks sebelum saat ovulasi lebih baik untuk meningkatkan kehamilan daripada sehari atau dua hari sesudahnya.

5. Posisi ketika berhubungan seksual

Tidak semua posisi berhubungan seks memberikan peluang yang sama untuk kehamilan. Posisi yang memudahkan sperma untuk berjalan ke leher rahim disarankan untuk memaksimalkan peluang Anda. Hal ini termasuk posisi berhadapan dengan pria di atas (posisi misionaris) dan posisi dari belakang. Posisi duduk, berdiri dan wanita di atas tidak disarankan. Kosongkan kandung kemih Anda sebelum melakukan hubungan seks, sehingga Anda tidak perlu ke kamar mandi setelah selesai melakukannya. Berbaringlah dengan santai dan diam. Sperma membutuhkan sekitar 15 menit untuk melalui lendir serviks dan sampai ke saluran tuba. Berbaring selama itu akan mengurangi risiko luapan sperma dari vagina.

Bila Anda dan pasangan Anda subur dan Anda memiliki siklus haid teratur, kemungkinan menjadi hamil dengan berhubungan seks di masa ovulasi adalah 15-25%. Setelah tiga bulan mempraktikkannya, 50% wanita mendapatkan kehamilan. Dalam satu tahun, 90% wanita mendapatkan kehamilan.

 

 

=====================================

>>> Ikuti Program Cepat Hamil Inti K&K, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Cara Cepat Hamil, Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.